Terpecahnya Aliran Umat Muhammad menjadi 73 Aliran

Di riwayatkan dai Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda :
“ Umat Yahudi terpecah menjadi 71 kelompok, umat Nasrani terpecah menjadi 72 kelompok, dan umatku akan terpecah belah menjadi 73 kelompok. Semuanya berada dalam neraka kecuali 1 kelompok”.
Sahabat bertanya : “ Siapa itu ya Rosulallah ?”
Rosul menjawab : “ Yaitu kelompok yang memegang teguh pada apa yang telah aku dan sahabatku jalankan ”.
 
Imam Syihab Al-Hufaji berkata : “Kelompok yang selamat adalah kelompok Ahli Sunnah Wal Jama’ah”.
 
Dalam kitab Syanwani yang mensyarati Muhtasyar Abi Jamrah di sebutkan bahwa, kelompok yang selamat adalah kelompok Abu Hasan Al Asy’ary, yaitu kelompok Ahli Sunnah. Karena Allah menjadikan mereka sebagi hujjah atas seluruh makhluknya. Dan kepada merekalah mayoritas umat Islam menyandarkan diriagamanya. Dan merekalah yang dimaksuuud dalam sabda Rosul Saw. :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umatku dalam kesesatan”.

Abu Mansur bin Thahir Attamimy berkata, menurut beberapa ulama bahwa, maksud Rosul Saw. Dengan kelompok sesat bukanlah kelompok yang berbeda dalam Fur’ Syari’at, yaitu kelompok yang berbeda dalam cara pandang Fikih, tentang Halal dan Haram. Tang di kehendaki Rosul Saw. Adalah kelompok yang berbeda pendapat dengan Ahli Sunnah dalam Ushul Tauhid, takdir baik dan buruk, syarat syarat kenabian, menghormati seluruh sahabat dan hal-hal yang sejenisnya. Karena dengan sebab perbedaan tersebut sering kali sebagian dari mereka meng-Kafirkan terhadap sebagian yang lain. Berbeda dengan perbedaan yang terjadi di antara para Ulama dalam hal Fikih dan Furu’ Syariat, mereka berbeda pendapat tanpa harus men-Kafirkan atau mem-Fasikkan kepada kelompok yang berbeda.
 
Sehingga pentakwilan hadist lebih pas bila di arahkan pada perbedaan pendapat dalam masalah Ushul Addin (Akidah), bukan masalah Furu’ Syariat.

No comments:

Post a Comment